Menyetting Mikrotik
Kita akan menyetting mikrotik dengan topologi di atas
Jika ingin lebih jelas kalian bisa mencari setting DHCP Server pada channel tersebut https://www.youtube.com/results?search_query=mikrotik+supri
Jika ingin lebih jelas kalian bisa mencari setting DHCP Server pada channel tersebut https://www.youtube.com/results?search_query=mikrotik+supri
karena pebahasan langkah - langkah kali ini adalah menyetting DHCP
Server.
DHCP server adalah layanan yang dapat digunakan untuk
membagikan ip secara otomatis kepada clientnya. Dynamic Host Configuration
Protocol
Kita akan menggunakan aplikasi winbox untuk mengkonfigurasi. Jika
kalian belum memiliki aplikasinya, kalian bisa mendownloadnya terlebih dahulu
di google.
Ini adalah langkah – langkahnya :
1. Klik aplikasi winbox, sebelum masuk
kedalam winbox pastikan ethernet saja yang enable karena ethernet akan kita
gunakan sebagai jalur remote mikrotik. Disable kan yang lain seperti WIFI dan
virtual box.
2. Lakukan winbox scan dengan mengeklik
refresh pada winbox.
Klik mac address ( maka akan otomatis muncul mac) > masukkan
password (jika ada) > klik connect
3. Setelah masuk ke dalam winbox
bersihkan bekas konfigurasi. Tujuannya untuk dapat menyelesaikan dan mengetahui
dimana ada masalah terjadi.
Lakukan reset dengan cara klik system > reset configuration >
centang semua > Apply > Ok
4. Setelah mereset hal yang pertama dilakukan
adalah memberikan nama pada setiap interfaces untuk memudahkan dalam
konfigurasi.
- Klik interfaces > double klik ether 1
> pada name ketik nama interfaces sesuai dengan topologi (ether 1-Modem)
> Apply OK
- Klik interfaces > double klik ether 2
> pada name ketik nama interfaces sesuai dengan topologi (ether 2-LAB) >
Apply OK
- Klik interfaces > double klik ether 3
> pada name ketik nama interfaces sesuai dengan topologi (ether 3-Staf) >
Apply OK
5. Langkah kedua adalah mengkonfigurasi IP
address sesuai topologi.
- Klik ip > Address > Klik (+) >
tambahkan IP Address sesuai dengan topologi (192.168.12.2/24) > arahkan
interfaces ke ether 1-Modem) > Apply OK
- Klik ip > Address > Klik (+) >
tambahkan IP Address sesuai dengan topologi (200.100.1.1/27) > arahkan
interfaces ke ether 2-LAB) > Apply OK
- Klik ip > Address > Klik (+) >
tambahkan IP Address sesuai dengan topologi (200.100.2.1/27) > arahkan
interfaces ke ether 3-Staf) > Apply OK
6. Langkah ketiga adalah memberikan alamat IP
DNS. IP DNS yaitu Domain Name Server yang difungsikan untuk menerjemahkan
alamat IP Address menjadi sebuah alamat situs.
Klik IP > DNS > pada server tambahkan IP google (8.8.8.8),
tambahkan juga IP Telkom dengan mengklik segitiga pada server (202.134.0.155)
> centang Allow remote > Apply > OK.
7. Langkah keempat adalah menyetting IP
Firewall NAT.
Klik IP > Firewall > NAT > Kik (+) > pada
chain (Srcnat) > out. Interfaces (jalur yang berhubungan langsung dengan
internet (ether 1-Modem) > Action > Masquerade > Apply > Ok.
8. Lahkah – langkah yang kita lakukan tadi
belum dapat menghubungan router dengan internet. Kita harus melakukan
selanjutnya yaitu memastikan ether 1-Modem bersetatus Running (liat pada menu
interfaces dan lihat apakah ether-1 terdapat huruf R). Kita juga harus
melakukan routing
Klik IP > Routes > Klik (+) > biarkan destination default
> pada gateway tambahkan 192.168.12.1 (IP Modem) > Apply > OK.
Cek pada terminal apabila ping google seharusnya jaringan kalian
sudah terkoneksi tapi yang terkoneksi di sini masih dalam router pada client
belum terkoneksi internet.
9. Untuk itu kita akan memberikan layanan
internet pada ether 2 dan ether 3.
- Klik IP > DHCP Server > DHCP Setup
> Arahkan pada ether 2-LAB > Next > periksa IP address apakah sudah
benar jika benar > Next > lihat juga IP gateway apakah sudah benar jika
benar > Next > pada IP range kalian bisa mengaturnya jika tidak maka >
Next > IP DNS lihat apakah sudah benar jika benar > Next > pada
lease time kalian bisa mengaturnya > Next.
Apabila merah maka itu bukan salah tapi belum ada kabel tersambung.
- Klik IP > DHCP Server > DHCP Setup
> Arahkan pada ether 3-Staf > Next > periksa IP address apakah sudah
benar jika benar > Next > lihat juga IP gateway apakah sudah benar jika
benar > Next > pada IP range kalian bisa mengaturnya jika tidak maka >
Next > IP DNS lihat apakah sudah benar jika benar > Next > pada
lease time kalian bisa mengaturnya > Next.
10. Pada
computer client belum mendapat IP untuk mendapatkan IP.
- Klik Network and Sharing Center (jangan lupa
untuk mengarahkan kabel pada ether 3 untuk pengetesan ether 3) > change
adapter setting > double klik ethernet > obtain automactly IPV4 > Klik
kanan > status > details > pastikan DHCP enable (yes) jika (no)
berarti salah atau masih static > pastikan IP 200.100.2.X (sesuai
denga nip yang disewakan) > subnetmask 255.255.255.224 karena previk 27 >
gateway 200.100.2.1
Pastikan semua sama dengan konfigurasi kalian pada winbox
- Klik Network and Sharing Center (jangan lupa
untuk mengarahkan kabel pada ether 2 untuk pengetesan ether 2) > change
adapter setting > double klik ethernet > obtain automactly IPV4 > Klik
kanan > status > details > pastikan DHCP enable (yes) jika (no)
berarti salah atau masih static > pastikan IP 200.100.1.X (sesuai
denga nip yang disewakan) > subnetmask 255.255.255.224 karena previk 27 >
gateway 200.100.1.1
Kalian juga dapat mengecek koneksi internet pada klient kalian
menggunakan CMD.
Tekan windows + R > ketik cmd > ping google (ping 8.8.8.8)
> Jika reply maka berhasil.
Kalian juga dapat membuka browser kalian dan mencoba searching
disana. Apabila koneksi berjalan maka kalian berhasil..

Komentar
Posting Komentar